Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, TP PKK Kabupaten Pasuruan Bersama RSUD Bangil Gelar Senam dan Talkshow Kesehatan

PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui sinergi antara Dinas Kesehatan, RSUD Bangil, dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menyelenggarakan rangkaian acara Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya” ini dilaksanakan secara hibrida (luring dan daring) di Auditorium Mpu Sindok, Gedung Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (26/5).

Acara yang dihadiri oleh sekitar 250 peserta secara luring dan daring ini diawali dengan antusiasme tinggi melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis serta senam lansia bersama untuk menjaga kebugaran jasmani. Tak hanya itu, para lansia dan peserta yang hadir juga mendapatkan pembekalan edukasi yang mendalam melalui sesi talkshow kesehatan yang berfokus pada kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis.

Turut hadir memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Kemas Rona Kurniawansyah, M.B.A., PIA, bersama Ketua Ikatan Istri Keluarga (IKK) BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, drg. Brian Maulani, Sp.KGA. Kehadirannya menegaskan komitmen kuat dalam penguatan layanan jaminan kesehatan bagi kelompok lanjut usia.

Lansia sebagai Pilar Ekosistem Kesehatan Komunitas

Dalam laporan pelaksanaannya, Plt. Direktur RSUD Bangil sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Daerah, dr. Arma Rosalina, M.Kes, menyampaikan bahwa tantangan kesehatan lansia ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya usia harapan hidup. Oleh karena itu, orientasi pelayanan kini wajib diperkuat melalui pendekatan promotif, preventif, edukatif, dan berbasis komunitas.

"Kami senantiasa berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya dengan mendorong penguatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) BPJS Kesehatan. Ini adalah bagian vital dari upaya promotif dan preventif bagi lansia, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit kronis," ujar dr. Arma Rosalina, M.Kes.

Apresiasi dan Komitmen Sinergi TP PKK

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Hj. Merita Ariestya Yudi Rusdi Sutejo, dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin erat, termasuk dengan pihak BPJS Kesehatan. Beliau menegaskan bahwa ukuran kemajuan suatu daerah juga diukur dari bagaimana daerah tersebut menghormati, melindungi, dan membahagiakan para orang tuanya.

"Urusan lansia adalah urusan kita bersama. Melalui program PROLANIS yang berjalan di berbagai fasilitas kesehatan, Puskesmas, dan RSUD Bangil, para lansia dengan hipertensi maupun diabetes melitus dapat sangat terbantu untuk tetap mandiri, aktif, dan dicegah dari risiko komplikasi," ungkap drg. Merita Ariestya Yudi Rusdi Sutejo.

Lebih lanjut, drg. Merita Ariestya Yudi Rusdi Sutejo juga mengajak seluruh kader PKK dan kader kesehatan untuk melanjutkan momentum ini melalui tindakan nyata di lapangan, seperti penguatan Posyandu Lansia serta pendampingan langsung ke keluarga-keluarga.

Rangkaian acara hari ini juga dimeriahkan dengan penampilan dari berbagai komunitas lansia aktif binaan RSUD Bangil—seperti Komunitas Komala, Ling Tien Kung, dan Komunitas Asma—serta pemberian penghargaan bagi komunitas yang dinilai paling aktif memberikan dampak positif bagi sesama. Acara ditutup dengan ramah tamah dan pembagian doorprize menarik bagi para lansia yang hadir.